Artikel Informasi Indonesia Menarik

Penghambat Tumbuh Kembang Balita

2 Sep 2015 - 15:56 WIB

Tumbuh Kembang BalitaBanyak orang yang mengatakan, bahwa usia balita adalah masa di mana anak sedang lucu-lucunya. Hal ini wajar, karena pada periode usia inilah seorang anak mulai mempelajari berbagai hal. Misalnya, seperti mulai belajar jalan, belajar bicara, atau mengenal lingkungan serta orang-orang disekitarnya. Meskipun masa ini adalah masa paling lucu pada seorang anak, namun justru di masa ini pula orangtua harus ekstra berhati-hati agar tidak melakukan hal yang dapat menghambat tumbuh kembang balita.

Proses tumbuh kembang balita ini tentunya tidak hanya terlihat dari fisik saja, tetapi juga dari segi psikologis sang anak. Bisa saja, tubuh seorang anak berkembang dengan baik, namun tidak dengan psikologisnya, begitu pula sebaliknya. Pertumbuhan ini, bisa terhambat atau tidak terjadi dengan sempurna akibat beberapa hal, antara lain:

  • Anak mengalami malnutrisi, atau kondisi di mana nutrisi yang masuk ke dalam tubuh anak tidak sesuai dengan yang dibutuhkan untuk proses tumbuh kembangnya (kekurangan gizi). Hal ini biasanya dapat terlihat dari fisik anak yang terlihat lebih kecil atau kurus (di bawah normal) dibandingkan dengan anak seumurannya. Selain mempengaruhi fisik, masalah nutrisi ini juga akan mempengaruhi kerja otak anak, yang berdampak pada lemahnya kemampuan anak dalam menyerap berbagai informasi.
  • Orangtua yang terlalu takut terjadi sesuatu pada anaknya, akan menghambat proses belajar anak. Saat anak sedang dalam proses belajar jalan, maka biarkanlah anak berusaha dengan kemampuannya sendiri (dengan pengawasan orangtua). Orangtua yang terlalu takut anaknya terjatuh saat belajar jalan, justru akan menghambat kemampuan berjalan anak. Meskipun begitu, tetap bantulah anak saat ia membutuhkannya.
  • Orangtua yang pasif saat anak belajar bicara. Ketika anak mulai belajar bicara, maka aktiflah mengajak anak berkomunikasi. Meskipun awalnya bahasanya masih belum jelas, namun hal ini sangatlah penting bagi perkembangannya. Anak yang merasa terabaikan, akan kehilangan motivasinya untuk belajar bicara. Sementara, jika orangtua memberikan respon maka anak akan termotivasi. Selain itu, saat orangtua berbicara dengan anak, sebenarnya saat itu anak mulai menangkap berbagai kata yang diucapkan oleh orangtuanya. Karena itulah, saat berbicara dengan anak gunakanlah bahasa yang baik dan benar. (Yv)


TAGS   perkembangan balita / tahapan perkembangan balita / balita sehat /


Author

Berdoa, Berusaha, Tawakal

Recent Post

Recent Comments

Daftar Artikel