Artikel Informasi Indonesia Menarik

Mengenal Alat Berat Road Roller

30 Mar 2015 - 10:50 WIB

Road roller atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama roller saja, merupakan satu jenis alat berat yang digunakan untuk pengerjaan jalanan. Roller sendiri berfungsi untuk memadatkan material, misalnya tanah atau aspal. Roller dilengkapi dengan drum atau silinder besi besar yang diletakkan di depan atau belakang alat yang berguna untuk memadatkan material yang dilewatinya. Hal penting bagi seorang operator alat berat adalah lulus pelatihan, mendapatkan sim, tahu cara mengemudi secara aman serta perawatannya.

Pada awalnya, sekitar tahun 1800-an, roller dikendalikan dengan cara ditarik menggunakan kuda. Kemudian seiring dengan perkembangan teknologi, tenaga kuda ini pun digantikan dengan kendaraan bermesin uap (steam roller). Setelah itu, modelnya pun berganti, dari yang tadinya hanya memiliki satu silinder saja, mulai pada tahun 1910 diperkenalkanlah mesin dengan dua silinder yang diletakkan pada bagian depan dan belakang alat. Kemudian, dengan perkembangan teknologi mesin pada abad ke-20, alat roller bertenaga diesel pun menggantikan steam roller dan digunakan hingga saat ini.

Alat Berat Road Roller

Saat ini sendiri model roller pun sudah beraneka ragam, mulai dari yang dioperasikan tanpa mesin, atau dengan tenaga manusia, hingga roller berukuran jumbo seberat 22 ton hingga yang paling berat 32 ton. Berikut beberapa tipe roller yang sering ditemukan pada proyek pengadaan/pembuatan jalan, di antaranya:

  • Hand guide / walk-behind roller

Hand guide atau walk-behind roller bisa dilengkapi dengan satu atau dua silinder (tandem). Keduanya biasa digunakan untuk pengerjaan perbaikan jalanan atau pemadatan dalam skala kecil. Dengan berat sekitar 140kg 160kg, kedua model hand guide roller tersebut bisa dikendalikan secara maju atau mundur.

  • Single drum roller

Single drum roller dilengkapi dengan satu silinder di bagian depan dan roda karet di bagian belakang. Pada bagian drum silinder dilengkapi dengan pengikis yang bertujuan untuk mencegah batuan dan tanah menempel dan menumpuk di permukaan drum. Single drum roller cocok digunakan untuk pemadatan campuran material yang lembut dan batuan keras. Beberapa single drum roller juga ada yang dilengkapi dengan piringan vibratory yang digunakan untuk memadatkan tanah yang permukanaanya tidak padat, seperti pasir atau pecahan material konstruksi.

  • Tandem roller

Tandem roller atau double drum roller lebih sering digunakan untuk memadatkan aspalt yang baru ditaruh dengan menggunakan dua buah drum yang berada di depan dan belakang. Alat ini tidak digunakan untuk memadatkan atau menggilas batu-batuan yang keras dan tajam karena dapat merusak drum-drumnya.

  • Pneumatic Tyred Roller

Berbeda dengan tiga tipe roller sebelumnya, roller ini dilengkapi dengan ban-ban karet yang dipompa. Roda depan dan roda belakang disusun secara selang-seling sehingga bagian yang tidak tergilas oleh roda depan bisa digilas kembali oleh roda bagian belakang. Tekanan pada permukaan tanah bisa diatur dengan cara mengubah tekanan pada ban. Makin besar tekanan ban makin besar juga tekanan yang diberikan pada permukaan tanah. Roller ini cocok digunakan untuk permukaan seperti aspal atau campuran antara tanah dan semen.

Sementara untuk lapisan berbatu dan tajam, sebaiknya tidak menggunakan roller jenis ini, dikarenakan dapat mempercepat kerusakan pada roda-rodanya.

  • Sheep foot roller

Bagian drum roller dilengkapi dengan tonjolan-tonjolan berbentuk segi enam dengan ukuran yang sama. Gunanya adalah untuk memberikan tekanan yang lebih pada lapisan yang lebih dalam dari permukaan material/tanah. Sheep foot roller biasa digunakan pada tanah yang bercampur dengan lumpur atau lempung. (raw)


TAGS   alat berat / alat berat road roller / tipe road roller /


Author

Berdoa, Berusaha, Tawakal

Recent Post

Recent Comments

Daftar Artikel